Akhirnya… Husayn Baca Buku Juga

Yuhuuu… kemarin adalah hari yang mengejutkan untukku, tiba-tiba Husayn membawa satu buku kemana-mana, membukanya, membacanya kemudian ditutup lagi, dilanjutkan dengan kegiatan lain, lalu kembali lagi mengambil buku yang sama, membukanya, membacanya beberapa lembar lalu ditutup lagi, dan begitu seterusnya. bagi orangtua lain mungkin hal yang tidak istimewa melihat anaknya membaca, tetapi bagiku hal tersebut sangat istimewa. baru sekitar tiga minggu lalu ketika acara klub membaca oase di rumah mbak ary, aku curhat ke wiwiet tentang kegelisahanku karena Husayn tidak suka bahkan tidak mau membaca buku apapun, boro-boro buku yang “berat” wong komik yang penuh gambar lucu aja ia enggan membukanya. Husayn lebih suka menonton atau wara-wiri kesana kemari dibanding harus membuka buku. maka ketika hal itu terjadi wah bikin jantungku serasa mau copot.. *lebay hahaha

Ketika melihat Husayn membawa buku dan membukanya kemudian membacanya, pertanyaan yang terlintas adalah, buku apa yang berhasil menarik perhatiannya ? ternyata buku itu adalah buku biografi Sam Brodie, seorang transgender yang menemukan jati dirinya, dari laki-laki menjadi perempuan, kemudian kembali menjadi laki-laki lagi karena jatuh cinta dengan sahabat perempuannya, kemudian sam menjadi mualaf, menikah dan memiliki anak. bukunya berjudul “Samuel, Samantha n’ Me”. ayahanda Sam adalah orang skotlandia dan ibunya orang maluku, sam adalah korban bully di sekolah, korban pedofilia dan korban kekerasan ayahnya *lengkap banget penderitaannya :(, tetapi kemudian sam menjadi selebritis di inggris, beliau peserta big brother UK, dan berteman dengan para seleb sekelas paris hilton, namun sam akhirnya kembali ke Indonesia dan menemukan jatidirinya di sini, sam akan diundang oprah di bulan april nanti.

homeschooler

Kebetulan yang menulis biografinya adalah salahsatu guruku, yaitu bunda sofie beatrix, dan kami diundang di acara launching buku tersebut, sepertinya Husayn terkesan dengan perjalanan hidup sam brodie, Husayn bilang kalau ia sangat suka sejarah, dan Husayn suka true story makanya husayn suka bukanya om sam :). tadinya aku agak ngeri juga, apa buku ini sudah layak dibaca oleh anak seusia Husayn ? tetapi ternyata sam dan bunda sofie sangat baik menyusun buku ini, tidak ada bahasa yang vulgar, namun tidak menghilangkan nilai-nilai yang ingin disampaikan dari buku tersebut jadi menurutku buku ini lulus sensor untuk dibaca oleh Husayn, walau akhirnya Husayn banyak bertanya arti dari kata-kata yang tidak ia mengerti, dan aku sudah siap disampingnya untuk menjawab pertanyaan beliau :)

Melihat kenyataan ini kok aku malu ya ?, katanya unschooling, katanya terbuka, katanya percaya pada kemampuan anak-anak, tetapi kok masih aja suka membandingkan anak-anak dengan anak lain yang sudah jelas-jelas beda karakternya, beda kebiasaannya, beda lingkungannya.. ah nak maafin mama ya.. kita sama-sama belajar ya, untuk mencapai visi dan misi keluarga kita ini. mama love Husayn pokoknyah.. hehe..

ohya.. kebetulan kami punya 2 bukunya @Sam_brodie yang sudah ditanda tangani, dan Husayn akan menghibahkan satu buku tersebut kepada orang yang pertama komen di blognya dia yang bercerita tentang buku tersebut, ayoo nanti kalo husayn udah selesai cerita tentang buku tersebut, teman-teman silahkan komen yaa.. blog Husayn ada di www.CeritaHusayn.Blogspot.com ^_^

Comments

  1. Asyiiik … aku udah komen, lho, Mbak Mella 😉

  2. Hello.. selalu salut sama orang tua yang meng-home-schoolingkan anaknya..
    Pengen sekali, ngajar sendiri.. tapi masih merasa gak mampu.

    Maaf mau tanya,.. ada ngga sih perbedaan Ijazah yg diterima anak2 home schooling dengan sekolah formal?

    Terima kasih sebelumnya.
    Cheisa recently posted..15 minggu kedua..

Speak Your Mind

*

CommentLuv badge