Zero Waste Itu Candu

“Bu, repot ya bawa kotak banyak ? Ibu melakukan ini untuk apa ?” | “untuk bumi ALLAH” jawabku singkat, lalu beliau bilang lagi, “apa nanti difoto buat di upload ?” | “nggak, karena dulu udah pernah”. Dan beliaupun tersenyum maniisss sekali, isyarat matanya seakan bertanya “kita beneran melakukan ini buat anak cucu cicit dan karena ALLAH SWT kan ?”.

Beberapa bulan ini memang sepertinya SANG MAHA memang sedang menuntun keluarga kami untuk lebih sadar kalau bumiNYA ini dititipkan kepada kami dan kami harus menjaganya. Alhamdulillaah kalau dijalani perlahan tanpa beban insya allah bisa konsisten.

Maaf ya sayangku akhirnya ternyata aku harus kembali memposting gambar kotak-kotak belanja kia pagi ini, bukan untuk mengintimidasi hanya ingin memberitahu kepada dunia bahwa “Belanja TANPA SAMPAH itu CANDU” nggak percaya ? Cobain deh yukk kita bareng-bareng menikmati Kecanduan ini.

Kurangi Sampah, Selamatkan Bumi

Cerita keluarga kecil kami pagi ini dimulai dengan pergi ke pasar bersama. setelah shalat subuh aku, papa faizal, ali dan husayn bersiap untuk jalan pagi menuju pasar tradisional. Di saat keluarga lain sibuk dengan seragam kerja dan seragam sekolah, kami berempat (yang belum mandi ini) pun sibuukk buat siap-siap ke pasar.

IMG_2549.JPG
Biasanya kalau ke pasar aku hanya membawa tas besar untuk dimasukkan barang belanjaan, dan setelah pulang dari pasar ketika aku membersihkan sayuran, daging, ikan dll selalu terselip rasa bersalah, karena sampah plastik sisa bungkusan belanjaan banyak sekali dan tentu saja tidak bisa dipilah dan disimpan karena biasanya plastik-plastik tersebut berbau tak sedap.

Beberapa kali aku ngobrol dengan sahabatku shanty (salahsatu praktisi homeschool juga) bagaimana cara memilah sampah, pasti jawaban pertamanya adalah “lebih baik kurangi sampahnya, tak perlu susah dulu memikirkan cara memilahnya, bawalah kotak- kotak kecil ke pasar untuk wadah belanjaan”. Yaaaa dulu aku pikir repot kalau harus begitu karena akan banyak sekali kotak yang diperlukan, tetapi setelah sedihku berlarut – larut tak berujung melihat plastik bau bekas ikan *lebaay, akupun akhirnya mencoba untuk membawa wadah- wadah belanjaan ke pasar, dan hari ini sepulangnya dari pasar senyumku lebaaaaarrr sekali karena benar- benar tidak ada sampah sisa bungkusan belanjaanku.

IMG_2547.JPG
Terima kasih shanty untuk sarannya, yuk teman- teman kita kurangi sampah di setiap kegiatan yang kita lakukan pasti bumi pun tersenyum lebar karena tak harus menanggung banyak sampah yang bisa merusak lingkungan.

IMG_2552.JPG