Kurangi Sampah, Selamatkan Bumi

Cerita keluarga kecil kami pagi ini dimulai dengan pergi ke pasar bersama. setelah shalat subuh aku, papa faizal, ali dan husayn bersiap untuk jalan pagi menuju pasar tradisional. Di saat keluarga lain sibuk dengan seragam kerja dan seragam sekolah, kami berempat (yang belum mandi ini) pun sibuukk buat siap-siap ke pasar.

IMG_2549.JPG
Biasanya kalau ke pasar aku hanya membawa tas besar untuk dimasukkan barang belanjaan, dan setelah pulang dari pasar ketika aku membersihkan sayuran, daging, ikan dll selalu terselip rasa bersalah, karena sampah plastik sisa bungkusan belanjaan banyak sekali dan tentu saja tidak bisa dipilah dan disimpan karena biasanya plastik-plastik tersebut berbau tak sedap.

Beberapa kali aku ngobrol dengan sahabatku shanty (salahsatu praktisi homeschool juga) bagaimana cara memilah sampah, pasti jawaban pertamanya adalah “lebih baik kurangi sampahnya, tak perlu susah dulu memikirkan cara memilahnya, bawalah kotak- kotak kecil ke pasar untuk wadah belanjaan”. Yaaaa dulu aku pikir repot kalau harus begitu karena akan banyak sekali kotak yang diperlukan, tetapi setelah sedihku berlarut – larut tak berujung melihat plastik bau bekas ikan *lebaay, akupun akhirnya mencoba untuk membawa wadah- wadah belanjaan ke pasar, dan hari ini sepulangnya dari pasar senyumku lebaaaaarrr sekali karena benar- benar tidak ada sampah sisa bungkusan belanjaanku.

IMG_2547.JPG
Terima kasih shanty untuk sarannya, yuk teman- teman kita kurangi sampah di setiap kegiatan yang kita lakukan pasti bumi pun tersenyum lebar karena tak harus menanggung banyak sampah yang bisa merusak lingkungan.

IMG_2552.JPG

Resep Donat Kampung Empuk ala Duo Ali

Cemal-cemil adalah salahsatu kebiasaan Husayn dan Ali di rumah, termasuk kesukaan papanya juga. walaupun di depan rumah kami ada warung yang cukup lengkap, tetapi anak-anak jarang sekali meminta uang untuk jajan, aku dan mas faizal tidak pernah melarang anak-anak untuk jajan, kami hanya memberi tahu tentang makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi, dan anak-anakpun mengerti dengan sendiri.

Salahsatu cemilan yang anak-anak suka adalah donat, baik donat kentang, donat ala jco atau donat kampung sekalipun, dan keterampilan penting untuk duo ali adalah membuat cemilannya sendiri termasuk membuat donat, daaan inilah resep donat kampung empuuukk ala duo ali :

Resep Donat Kampung ala Duo Ali

500 gram tepung terigu protein tinggi atau protein sedang (tergantung persediaan)
100 gram gula pasir
1 sachet / 11gr ragi instant
1 butir telur
=/- 200gr air matang/air es
sedikit garam
50gr/1 SDM margarine

cara membuat :
masukkan terigu, gula dan ragi instant, diaduk hingga rata, lalu masukkan telur utuh dan air, uleni hingga menggumpal, lalu terakhir masukkan garam dan margarie, uleni hingga kalis elastis.
setelah kalis elastis, buat bulatan kecil (kalau aku sekitar 25-30gram), diamkan 10 menit, lalu bolongi tengahnya (ini pekerjaan favorit duo ali), setelah selesai di lubangi lalu diamkan hingga adonan menggendut.
donat kampung siap digoreng dengan api kecil.

Kami biasanya menggoreng semua adonan donat, lalu kami simpan di wadah kedap udara, dan kami simpan di freezer, kalau mau dimakan tinggal ambil secukupnya kemudian dihangatkan lg di penggorengan, atau tak perlu digoreng lagi, hanya di thawing aja si donat kampung sudah kembali empukk.. hmm nyam nyam nyaam.. yukk kita bikin cemilan sendiri, pasti lebih berkah karena terdapat banyak cinta di dalamnya..

salam donat ^_^IMG_2519.JPG

Homeschooling Husayn Membuat Kue

Kemarin adalah waktunya aku rapat kecil-kecilan dengan mba mira dan mba lala juga mba wiwiet, husayn senang sekali karena akan bertemu dengan teman-temannya, tetapi Husayn harus sedikit kecewa karena Atala sedang demam dan tidak dapat datang untuk bermain dan belajar bersama di rumah inspirasi.

Sudah lama sekali Husayn ingin membuat kue, hanya saja aku menganggapnya agak ribet karena aku bukan ahlinya membuat kue, senang sekali ternyata mba lala mengajak husayn untuk membuat banana bread bersama Tata. kami mulai mempersiapkan bahan-bahannya yang ternyata sangaaat mudah dan tak terpikirkan olehku bahwa membuat kue bisa segampang ini. Husayn dan Tata benar-benar melakukannya sendiri dari mulai mengupas pisang, memberikan gula dan mencampur bahan-bahan lainnya, hingga memanggang dan memakannya bersama. [Read more…]

Belajar Perubahan Sifat Benda Melalui Pembuatan Es Susu

Tadi pagi Husayn mendapat sebungkus kacang hijau dari program POSYANDU di lingkungan sekitar rumah kami, lalu kemudian memasukkan kacang hijau yang terbungkus di dalam plastik ke dalam freezer.

Siang harinya kacang hijau tersebut sudah menjadi es. Lalu kemudian Husayn menikmati es kacang hijaunya tersebut, tiba-tiba aunty nendi mengusulkan untuk membuat es susu untuk kami konsumsi sendiri. Dengan semangat penuh Husayn langsung setuju dengan usul tersebut.

Sambil menyiapkan bahan membuat es susu lalu kami mengobrol tentang perubahan zat, saat itu Husayn sedang mencairkan gula, perubahan bentuk gula (padat) yang dipanaskan menjadi cair berarti mencair, lalu kemudian kami membahas perubahan es batu (padat) menjadi cair juga mencair. Dan kami mebahas perubahan zat lainnya, seperti menyublim, menguap dll..

Melalui hal-hal kecil kitapun bisa belajar fisika, saya berfikir, mengapa dahulu saya tidak menyukai fisika ya? Padahal sekarang saya melihat fisika dari kacamata yang berbeda, menyenangkan, slalu ingin belajar dan bertambah tau tentang ilmu-ilmu fisika.. Hmm smoga dengan fisika yang menyenangkan Husayn tidak menuruni “kemalasan” saya mendengar kata FISIKA *curcol hihi..

Kita sama-sama belajar Science yang menyenangkan yuuk :)

Husayn mencairkan gula

Husayn mencairkan gula