Cerita Tentang Pneumonia dan Ali

Ali kecil yang kini sehat kembali *alhamdulillah

Pagi ini aku melihat statusnya mba opie di Facebook, beliau baru selesai mengantarkan anak seorang temannya yang baru berusia 3,5 bulan ke peristirahatan terakhirnya, sedih membacanya dan aku bertanya apa sebab kematiannya? mba opie bilang karena anak tersebut tersedak air susu jadi ada cairan masuk ke paru-parunya.. Jlebb persis sama dengan apa yang dialami Ali haidarku ketika berusia 1 bulan.

 

Kala itu di pagi buta ali haidarku tak mau menyusu karena sesak, aku masih menganggapnya pilek biasa, puncaknya adalah ketika ibuku memberikan ASI ku yang telah diperas kepada ali kecil melalui sendok, namun ali yang tak bisa menyusu tiba-tiba hanya terdiam saja, dan tak lama kemudian perlahan terlihat wajahnya kebiruan, astagfirullah.. apa yang terjadi pada anakku? Ali kecilku tak berdaya, jadilah kami di pagi buta itu berangkat menuju rumah sakit terdekat, pikiranku hanya ada di RS Bunda, Menteng, Jakarta Pusat, sesampainya disana dokter langsung menangani Ali kecilku, membawanya ke ICU dan memasang alat-alat yang tak kumengerti apa fungsinya.

Aku hanya bisa menangis, lemas, tapi tak bisa berbuat apa-apa. keesokan harinya aku diberitahu bahwa sakitnya ali adalah Pneumonia, ada infeksi di paru-parunya dan ali sudah tak dapat bernafas sendiri, jadi harus dipasang alat bantu nafas yang bernama ventilator atau respirator (CMIIW), tanpa penjelasan dokter aku sudah tau bahwa dengan memasang alat tersebut berarti Ali kecilku sangat parah. oh rasanya dunia ini runtuh mengingat hal tersebut, berkali-kali aku bilang ke suamiku bahwa aku terlalu “pede” untuk tidak di berikan sesuatu yang tak sanggup ku pikul oleh ALLAAH SWT, aku terlalu pede bahwa semuanya akan baik-baik saja. saat itu aku hanya bisa menangis, dan berdoa.

Singkat cerita berangsur kondisi Ali membaik, itu semua karena usaha dari tim RS. Bunda, juga Master Saeho dan yang paling utama adalah Kebesaran ALLAAH SWT.. oiya, juga ada seorang suster yang baik hati slalu menguatkanku, memberikan masukan dan konsultasi gratis.. hehe terima kasih Suster Yani . semoga ceritaku bisa mengingatkan bahwa, ujian itu bisa datang kepada siapa saja. hanya doa dan kebaikan yang dapat “menyelamatkan”… huhuhu jadi mellow. kalau mau tau tentang penyakit Pneuomonia lebih jauh bisa di lihat disini, dibawah ini ku sisipkan  “curhatanku” kepada sebuah milis ketika kejadian tersebut.

hai moms, salam kenal ya aku baru gabung niy…
aku cuma ingin berbagi, anakku yg ke dua Haidar 1m2w sekarang lg dalam
pemulihan di ruang NICU rS. Bunda menteng krn terkena pneumonia…
alhamdulillah sekarang mulai berangsur membaik…
moms, aku ga nyangka bgt krn udah ke pede an bisa jagain anak dr
udara2 yg gak bersih tp ternyata kt dokter anakku itu tertular
penyakit dr orang dewasa yg sedang flu atau batuk. mungkin ada orang
dewasa yg menengoknya kemudian menciumnya pdhl orang dewasa tsb sedang
sakit flu…. hufh… aku sangat merasa bersalah krn kupikir anakku
“cuma” batuk biasa ternyata ketika kami bawa dia ke rumah sakit dia
sudah harus pakai ventilator…. sediiihhhh rasanya melihat ada alat2
masuk ke tenggorokannya,melihatnya harus di infus… (maafin mama ya
nak).

setelah 4 hari di rawat tidak ada perubahan yg berarti pd anakku, aku
mulai panik dan mulai mencari 2nd oppinion utk kesembuhan anakku,
alhamdulillah setelah aku berdoa aku di ingatkan dengan seorang MASTER
Chikung yg bernama Master Saeho yg bermukim di daerah Bintaro krn dulu
suamiku pernah sedikit belajar dari beliau. setelah meminta waktu
beliau dengan susah payah (karna pasien beliau sangat byk)akhirnya
beliau kami jemput untuk datang ke RS.Bunda Menteng. sampai di sana
beliau hanya mengecek urat nadi anakku dan menganalisa penyakitnya
melalui laporan aliran darah di pergelangan tangan. dan analisanya
persis sama dengan analisa dokter… yaitu ada slem di diafragma
anakku yg menyumbat masuk oksigen ke paru-parunya. kemudian beliau
“hanya” mengalirkan energi di sekitar diafragma anakku beliau bilang
slem itu sudah mencair stlh di aliri energi…dan beliau jg mengaliri
energi di titik2 yg bisa membangkitkan anti bodi tubuh anakku hanya
dengan sentuhan2 halus bahkan tanpa pijit…

Subhanallah keesokan harinya anakku mulai lebih segar, jari-jarinya yg
kemarin pucat mulai merah karna aliran oksigennya sudah bisa merata
masuk ke semua bagian tubuhnya. dan keesokan harinya perkembangannya
sgt pesat dan bisa lepas ventilator, sekarang sudah tinggal pemulihan
batuknya yg masih “heboh”. tp semoga berangsur membaik…

menurut beliau penyakit apapun bisa disembuhkan karna pada dasarnya
kita semua memiliki energi yg bisa diolah, tp jg jangan lupa berdoa.
bahkan pernah ada, baby berumur 2 minggu yang menurut dokter
jantungnya bocor harus di operasi setelah di terapi oleh beliau tidak
jd di operasi, Alhamdulillah….

ohya moms, beliau bukan paranormal (karna byk yg bertanya begitu),
beliau memang belajar kungfu di china menurut beliau itu adalh
pengobatan tradisional china, beliau orang pribumi asli yg lahir di
Mataram. dan beliau sangat low profile. untuk biayapun beliau tidak
meminta tarif tertentu bahkan karna beliau tau kami bukan “orang
berlebih” beliau menolak uang dari kami tapi kami tetap memaksanya
untuk menerima tanda terima kasih kami yg sekedarnya tersebut hingga
akhirnya beliau mau menerimanya.

saya hanya ingin berbagi ke semua orang bahwa disamping berdoa kita jg
harus berusaha karna hanya TUHAN YANG MAHA KUASA lah yang menentukan
nasib seseorang…

alhamdulillah yaaa ALLAH… Terima kasih yang sebesar2nya kepada
MASTER SAEHO… semoga kita semua di beri kesehatan dan kesejahteraan
ya moms…

untuk para moms… tetep waspada ya jaga babynya jgn ke pede an kayak
aku jd nganggep enteng yang sebenernya bisa menjadi sesuatu yang fatal….

salam,
Mella

Semoga kesehatan, kebaikan dan keberkahan selalu menyertai kita ya teman-teman.. aamiin ^_^

Comments

  1. Alhamdulillaah Ali sear bugarrrr !!

    Jadi inget sepupuku, ayah 2 anak, meninggal karena ada air di paru2nya.
    Sempat dirawat di RS, dikasih suntikan morfin segala utk menghilangkan rasa nyeri.

    Master di Bintaro mana ya ?

    ** terkadang kepedean juga :(

    • iya mba dinaaarrr.. hihi kalo morfin mah memang sudah dipakai ali waktu dia sakit itu, menurut doktenya ali itu “melawan” saat ditangani jadi harus pakai morfin untuk “menidurkan” dan membuat dia tenang.. hiks serem kan.. btw dulu di bintaro dekat HERO mba (masjid bintaro) sekarang sudah pindah ke daerah dekeat UIN.. tp aku juga ga pernah kontak lagi krn beliau sibuk. hiks

  2. turut senang akhirnya Ali sehat seperti sekarang, mbak Mella..
    paling sedih saat anak sakit memang, terlebih sampai harus melewati masa kritis & sejenisnya… betul, rasanya dunia spt runtuh di atas kita.. ><

    • betul mba ann.. saat itu bener2 berasa banget kalau aku ke “pede” an… padahal apapun bisa terjadi dgn diri kita atas kehendak NYA..

  3. Waaah Ali. Kalau lihat kamu yang sekarang mana sangka kalau dulunya pernah sakit parah. Kata orang, kalau ada anak kecil sakit parah dan kemudian sehat, berarti dia calon orang besar (hebat) 😀

  4. Alhamdulillah masih dipertemukan dengan Ali sang jagoan yang lutuuu ^_^

  5. Subhanallah mba..kirain aku doang di dunia.ini ug mengalami kyak mba..
    anakku amira swaktu kami tinggal di mkasar mengalami hal yg sama banget..
    wkt itu am umurnya 3bln mba, pneumonia.. tapi plus kejang
    huwaaa kalo inget itu.. aku dgn tergopoh gopoh bawa am ke puskesmas, lgsung dirujuk ke rs.
    di icu 8hari.. pindah ke kmar biasa 5hr. Udah smpet plg ke rmh,dmamnya dtg lg. Dirawat lg 5hr.
    Hb dah tinggal tujuh..akhirnya aku bw ke jkt.. di rscm kncana alhmdlh jd terungkap semua..
    pnemonianya dah ga ada.. tp am ada defisiensi.zat.besi.. dan motorik ksarnya sepeti anak umur satu bln..
    Jadi am butuh terapi motorik..alhmdulillah di usianya yg ke tujuh bilan sekarang am sudah mulai merayap…
    doanya ya spy am sehat teruuuusss…
    cobaan hidup yg luatr biasa…

    • Alhamdulilah mba, semoga amira terus membaik dan sehat terus yaa.. Salam buat am kapan2 ketemuan boleh dong.. Hehe

  6. bole bangett mba… skalian ngobrol2 ttg homeschooling sama mba :)

Speak Your Mind

*

CommentLuv badge