Youtube dan internet sebagai media bantu belajar duo Ali

Homeschooling Jakarta

Homeschooling “charlie” di Jakarta

Alhamdulillah….. di rumah kami, anak-anak sangat terbiasa dengan dunia internet termasuk situs Youtube yang berjasa banyak buat belajarnya mereka. kebetulan di rumah kami pakai Speed up TV, jadi anak-anak terbiasa browsing dan menonton dari situs youtube di TV, walau pakai TV kabel tetapi sepertinya kami sangat jarang menonton TV baik lokal maupun luar negeri. alhamdulillah beberapa bulan lalu jaringan First media masuk ke dalam wilayah rumah kami, jadilah youtube menjadi teman setia anak-anak di rumah.

Dari setiap tamu yang datang ke rumah kami yang mungil itu :) rata-rata mereka komentar tentang kebiasaan anak-anak yang bebas browsing dan nonton youtube melalui TV karena kebetulan TV kami berada di ruang tamu, sehingga jika ada tamu datang maka mereka juga akan melihat aktivitas anak-anak dan TV internetnya. Tamu yang datang kebanyakan keluarga atau teman dekat dan pertanyaan yang dilontarkan hampir rata-rata sama, yaitu : ” Mella dan Faizal percaya penuh kepada anak-anak untuk browsing dan nonton youtube ya ?”,” ga ngeri dengan perkembangan internet yang liar di zaman sekarang ?”, “aku sih ga izinin anak-anak buat bergaul bebas dengan internet loh”, “kalian mengawasi kegiatan anak-anak dengan gamesnya ga sih ?”, “ga takut anak-anak jadi addict sama games dan internet ya ?”, dan masih banyak pernyataan dan pertanyaan lainnya yang intinya sama yaitu keheranan mereka karena kami sangat santai anak-anak bergaul dengan game dan internet.

Jika aku bisa menganalogikan tentang hubungan aku dan mas faizal ke anak-anak itu sebenarnya seperti hubungan pacaran, atau seperti hubungan suami dan istrinya, yang sangat menjaga komitmen, kepercayaan karena cinta. aku dan mas faizal sangat mempercayai anak-anak karena sebelumnya kami sering berdiskusi, menyelami hati masing-masing, berbicara tentang tanggung jawab, perjalanan yang cukup panjang sejak anak-anak dilahirkan hingga kini. hingga ke urusan internet dan games pun akhirnya juga berdasarkan kepercayaan, walau tetap kami dampingi sesekali, tetapi kami jarang sekali mengintervensi tentang situs apa yang mereka tidak boleh buka, atau games apa yang tidak boleh mereka mainkan, hanya sesekali saja kami berdiskusi tentang hal ini, itupun tanpa tekanan kepada anak-anak.

Banyak kejadian lucu dan mengherankan kami sejak TV internet dan youtube ini menemani anak-anak, dan ini membuktikan pada kami bahwa kami  sebagai orang tua wajib menemani dan berdiskusi dalam penjelajahannya, karena kadang justru pengaruh dari beberapa anak tetangga yang ikutan nimbrung browsing video bersama duo Ali yang membuat heran kami, kata kunci pencarian-pencarian yang lucu-lucu sampai kata kunci yang berbau mistik kadang kami temukan di histori pencarian :) .

Demikian Sharing kami tentang Youtub sebagai media belajar sambil bermain anak-anak kami, semoga yang sedikit ini bisa bermanfaat.

 

 

Comments

  1. Dwi Purnomo says:

    Mas Faizal n Mbak Mella makasih noted di http://www.Dwipurnomo.com. Makasih juga ide-idenya. Anak-anak umur berapa Mas? kayaknya seusia anaku ya. Anaaku usia 9, 7 dan 5 tahun.
    Salam Optimizer

  2. Anak-anak perlu dibimbing menggunakan produk-produk yang ramah lingkungan supaya lingkungan hidup lestari, dimulai dari yang paling mudah dan sering digunakan sehari-hari, seperti mencuci piring dengan produk sabun curah motto yang terbukti membantu mengurangi limbah kemasan 😀
    Sabun Curah Motto recently posted..Seminar Laundry Kiloan Juli 2013

  3. Halo Mbak…salam kenal, saya Anggi. Lagi ngumpulin ilmu ttg HS nih. Ada pertanyaan dodol nih, cara ngelink internet dari laptop kr TV pake apa ya? hahaha… anakku juga mulai senang ngulik youtube pake HP saya, nyedot pulsaaaa…kan lebih baik bisa di link ke TV ya. Makasiiihhh…

Speak Your Mind

*

CommentLuv badge